Nama :
Fitri Hidayah
Npm :
1411050198
Jurusan / kelas :
Matematika / E
Mata Kuliah :
Psikologi Pendidikan
Menganalisis
Perbedaan SMA dan MA
1. Sekolah
Menengah Atas / SMA
SMA adalah jenjang pendidikan menengah pada
pendidikan formal di Indonesia setelah lulus Sekolah Menengah Pertama (atau
sederajat). Sekolah menengah atas ditempuh dalam waktu 3 tahun, mulai dari
kelas 10 sampai kelas 12.
SMA
bertujuan diantara menyediakan dan menyiapkan siswa – siswi yang ingin
melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,
Akademi atau Perguruan Tinggi.
Untuk SMA sendiri ada tiga jurusan diantaranya,
Sains (IPA), Sosial (IPS), dan Bahasa. Sedangkan untuk penjurusan di arahkan di
kelas XI (kelas 2) dan untuk penjurusan itu pun tidak asal memilih siswa, pihak
sekolah melewati guru, akan mengarahkan berdasarkan Nilai yang mereka dapat
ketika kelas X. Jadi, ketika kelas X siswa harus benar-benar belajar supaya
nilainya bisa dipakai referensi atau patokan kemana mereka akan memilih
jurusan. Ketika di bangku SMA jangka pendek adalah siswa akan mendapatkan teori
yang akan digabungkan dengan praktek, namun soal praktek, hanya beberapa persen
saja di terapkan, sedangkan untuk jangka panjang, siswa SMA lebih dianjurkan untuk
melanjutkan jenjang Universitas, namun ada juga yang sebagian yang bekerja.
Adapun mata pelajaran pada Sekolah Menengah Atas di antaranya :
Agama,
Kewarganegaraan, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Olah Raga), Teknologi
Informatika dan Komunikasi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Daerah,
Bahasa Asing, Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Sejarah, Geografi, Ekonomi,
dan Sosiologi.
2. Madrasah
Aliyah / MA
Madrasah aliyah (disingkat MA) adalah jenjang
pendidikan menengah pada pendidikan formal di Indonesia, setara dengan sekolah
menengah atas, yang pengelolaannya dilakukan oleh Kementerian Agama. Pendidikan
madrasah aliyah ditempuh dalam waktu 3 tahun, mulai dari kelas 10 sampai kelas
12.
Adapun
tujuan MA sama dengan SMA yaitu untuk mengantarkan siswa memasuki perguruan
tinggi umum maupun perguruan tinggi Islam.
Pada tahun kedua (yakni kelas 11), seperti halnya
siswa SMA, maka siswa MA memilih salah satu dari 4 jurusan yang ada, yaitu Ilmu
Alam, Ilmu Sosial, Ilmu-ilmu Keagamaan Islam, dan Bahasa. Pada akhir tahun
ketiga (yakni kelas 12), siswa diwajibkan mengikuti Ujian Nasional yang
memengaruhi kelulusan siswa. Lulusan madrasah aliyah dapat melanjutkan
pendidikan ke perguruan tinggi umum, perguruan tinggi agama Islam, atau
langsung bekerja. MA sebagaimana SMA, ada MA umum yang sering dinamakan MA dan
MA kejuruan (di SMA disebut SMK) misalnya Madrasah aliyah kejuruan (MAK) dan
madrasah aliyah program keterampilan.
Kurikulum
madrasah aliyah sama dengan kurikulum sekolah menengah atas, hanya saja pada MA
terdapat porsi lebih banyak mengenai pendidikan agama Islam.
Pelajar madrasah aliyah umumnya berusia 16-18 tahun.
SMA/MA tidak termasuk program wajib belajar pemerintah, sebagaimana siswa
sekolah dasar (atau sederajat) 6 tahun dan sekolah menengah pertama (atau
sederajat) 3 tahun. Di Indonesia, kepemilikan madrasah aliyah dipegang oleh dua
badan, yaitu swasta dan pemerintah (madrasah aliyah negeri). Adapun Mata
Pelajaran yang diberikan di Madrasah Aliyah (MA) diantaranya:
Agama,
Kewarganegaraan, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Olah Raga),Teknologi
Informatika dan Komunikasi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Daerah,
Bahasa Asing, Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Sejarah, Geografi, Ekonomi,
dan Sosiologi.Namun, selain mengajarkan mata pelajaran umum, MA juga ditambah dengan pelajaran-pelajaran seperti:Alqur’an dan Hadits, Aqidah dan Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar