Minggu, 27 Desember 2015

Resensi buku "KABUT Pendidikan di Indonesia"



RESENSI BUKU KABUT PENDIDIKAN DI INDONESIA
Disusun dalam Rangka Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Psikologi Pendidikan
Oleh :

Nama                           : Fitri Hidayah
NPM                           : 1411050298
Dosen Pengampu        : Budy Sugandi, M. Sc.Ed







JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
INSTITUTE AGAMA ISLAM NEGERI RADEN INTAN
LAMPUNG
2015/2016

RESENSI BUKU KABUT PENDIDIKAN DI INDONESIA


Judul                                 :Kabut Pendidikan di Indonesia
Penulis                               :Budy Sugandi
Tanggal Terbit                   :Cetak Pertama, Desember 2014
Cetak Kedua, Oktober 2015
Penerbit                             :Say Wawai Publishing
Tebal Halaman                  :xvi +115 hlm, 14 x 21 cm
Editor                                :Ridwan Hardiansyah
Sampul                              :Rio Dermawan
Tata Letak                         :Tri Purna Jaya
ISBN                                 :978-602-71788-0-9
Harga                                :Rp.30.000

1.      Ikhtisar
Penulis Budy Sugandi, M. Sc. Ed  adalah dosen psikologi pendidikan di IAIN Raden Intan Lampung. Ia lahir di desa Ginung-gung, Tolitoli, Sulawesi Tengah, 16 Juni 1988. Ia menyelesaikan SD, SLTP, dan SLTA di Pamekasan, Madura, Jawa Timur dan baru saja menyelesakan studi Masternya dari Institude of Education Sciences Marmara University, Turki dan Braunschweig University of Technology, Jerman tahun 2015. Penuis ini menjelaskan kepada kita bagaimana kegelisahan penulis  dalam memaknai dinamika pendidikan di tanah air. Buku yang berjudul kabut pendidikan di Indonesia ini selain menjelaskan tentang dinamika pendidikan di tanah  air, juga menambahkan suplemen perjalanan pribadi penulis sejak bersekolah Tingkat Dasar di desa hingga jerman. Buku ini lebih tertuju untuk  membandingkan system pendidikan di tingkat internasional antara suatu Negara dengan Negara lain.

2.      Latar Belakang
a.       Melihat semakin meningkatnya minat putra-putri Indonesia untuk melanjutkan pendidikan baik di dalam maupun di luar Negeri.
b.      Memperlihatkan keunggulan dan kekurangan system pendidikan yang ada di Negara lain.
c.       Kegelisahan penulis dalam memaknai dinamika pendidikan diindonesia.
d.      Adanya masyarakat Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Comunnity yang akan dimulai pada tahun 2015.

3.      Tujuan Penulis
a.       Penulis bertujuan untuk memeberikan pengetahuan mengenai permasalahan dinamika pendidikan di Iindonesia berikut solusi merutut Ia pribadi serta mencoba untuk berbagi pengalaman penulis dari sekolah tingkat dasar hingga kuliah S2 di jerman.
b.      Penulis bertujuan untuk memotivasi para pembaca untuk lebih semangat dalam mengejar beasiswa di luar negri.

4.      Gaya Penulis
Dalam buku ini, penulis menggunakan kata-kata yang baku dan bahasa yang mudah dicerna sehingga bisa dinikmati semua kalangan atapun pembacanya.

5.      Kelebihan buku
a.       Memberikan pengetahuan umum bukan pengetahuan pendidikan semata
b.      penulis sangat jeli dalam melihat keunggulan dan kekuragan yang ada di negara lain, membandingkan, dan mencoba mencari solusi terhadap permasalahan pendidikan di tanah air.
c.       Memberikan pengalaman selama menjadi mahasiswa diluar negeri serta prestasi-prestasi yang telah didapatkan dan ini dapat memotivasi pembacanya.

6.      Kelemahan Buku
a.       Terlalu banyak cerita diawal halaman dan tidak langsung pada permasalahan intinya
b.      Masih kurangnya permasalahan pendidikan di Indonesia nya dan lebih mendominan ke perbandingan pendidikan di luar negeri.

7.      Saran
Untuk bapak budy sugandi, saya menyukai dan menyambut baik karya bapak ini dan terimakasih karena disini bapak mau berbagi pengalaman pribadi bapak kepada kami dari Tinggat Dasar hingga kuliah di jerman.
Menurut saya buku ini sesuatu yang berbeda dari kaya-karya yang lain dan saya berharap kedepannya bapak bisa berkaya lebih memotivasi saya lagi dan melahirkan buku-buku yang lebih berkualitas kembali terutama dalam bidang pendidikan di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar